Optimalisasi Proses Produksi Nata de Coco Melalui Monitoring dengan Metode Absorbansi Serat Optik Berbasis Internet Of Things.

Ananda Thalia, Artha Hadinata Siregar, Yulisa Aviani Nurwinda, Setiawan Nur Fajri

Abstract


Kegagalan produksi akan selalu ada dalam proses produksi nata de coco. Faktor kegagalan adalah suhu, kualitas air kelapa, kualitas bakteri Acetobacter xylinium, serta penggunaan cara manual dalam memantau proses produksi nata de coco. Faktor-faktor tersebut menyebabkan kualitas dan kuantitas nata de coco tidak optimal. Ditawarkan teknologi Moto-Coco yang bertujuan membantu produsen mengoptimalkan proses produksi nata de coco melalui monitoring produksi mulai dari bahan baku hingga proses produksi, dan menerapkan konsep Internet of Things. Teknologi tersebut menggunakan metode absorbansi serat optik melalui gelombang evanescent berbasis Internet of Things.


Keywords


evanescent, monitoring, optical sensor

References


Arafat 2016, ‘Sistem Pengamanan Pintu Rumah Berbasis Internet of Things (IoT) dengan ESP8266’, Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Technologia, vol. 7, no. 4, hh. 262-268.

Ariyanti, M, Purwanto, P & Suherman, S 2014, ‘Analisis Penerapan Produksi Bersih Menuju Industri Nata de coco Ramah Lingkungan’, Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri, vol. 5, no. 2, hh. 45-50.

Buchanan, RE & Gibbons, NE 1974, Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology, edk 8, The Williams & Wilkins Co, Baltimore.

Frederick, CA 1990, Fiber Optics Handbook for Engineers and Scientists, McGraw-Hill Inc, New York.

Indra, AT & Harmadi 2014, ‘Karakterisasi Sistem Sensor Optik Berdasarkan Efek Gelombang Evanescent’, Jurnal Fisika Unand, vol. 3, no. 1, hh. 8 – 13.

Mayasti, NK, Ari, D 2013, Utilization of Tapioca Wet Solid Waste as Media for Fermentation in Producing Nata de Cassava, Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guana, LIPI, Jawa Barat.

Misgiyarta 2007, Teknologi Pembuatan Nata de coco, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor.

Putri, B, Vickry, AH & Maharani, HW 2013, Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Pengkaya Media Pertumbuhan Mikroalga Tetraselmis sp.,Universitas Lampung, Lampung.

Putri, SE, Harmadi 2017, Rancang Bangun Sistem Pengukuran Frekuensi Getaran Akustik pada Speaker Piezoelektrik Menggunakan Sensor Serat Optik, Jurnal Fisika Unand, vol. 6, no. 1, hh. 1 – 4.

Putriana, I & Aminah, S 2013, ‘Mutu Kisik, Kadar Serat dan Sifat Organoleptik Nata de Cassavana Berdasarkan Lama Fermentasi’, Jurnal Pangan dan Gizi, vol. 4, no. 7, hh. 29-38.

Setiadi, D & Muhaemin, M 2008, ‘Penerapan Internet of Things (IoT) pada Sistem Monitoring Irigasi’, Jurnal Infotonik, vol. 3, no. 2, hh. 95 - 105.

Setiyawan, A, Wahyudi & Sukiswo 2011, Analisis Teknik Penyambungan Secara Fusi Pada Serat Optik Ragam Tunggal, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Undip, Semarang.

Yudhanto, Y 2003, Internet of Things (IoT), FMIPA UNS, Solo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Journal of Innovation and Applied Technology